Jadi Perfeksionis Boleh, Tapi …

20 01 2011

Sikap perfeksionis atau sikap yang menuntut kesempurnaan dalam segala hal, memang bisa dikatakan salah satu kunci kesuksesan. Tetapi, di balik sukses tersebut ada ‘harga’ yang harus dibayar.

Menurut Linda Peterman, konselor kesehatan mental asal Florida, Amerika Serikat, orang yang perfeksionis memiliki kecenderungan cepat merasa lelah, stres dan seringkali bermasalah dalam hal hubungan personal. Hal ini dialaminya terus menerus dan bisa depresi saat targetnya tidak tercapai dan proses untuk mendapatkannya tidak berjalan dengan sempurna.

Berikut adalah beberapa karakteristik umum seorang perfeksionis yang akan menimbulkan masalah, seperti dikutip dari Shine :

1. Semua hal dinilai atas hitam atau putih dan benar atau salah.

2. Target yang tidak realistis

3. Harapan (untuk diri sendiri dan orang lain) tidak beralasan atau tidak realistis

4. Bersikap selalu khawatir dan cenderung berlebihan

5. Fokus pada hal-hal negatif orang lain

6. Berpikir absolut, selalu mengeluarkan perintah dan tidak bisa didebat

7. Percaya prestasi dan pencapaian bisa mengukur  seseorang

8. Tidak sabar

9. Mudah stres

10. Selalu berpikir “cara saya adalah yang terbaik”

Jika Anda merasakan karaketeristik tersebut, ada solusi yang diberikan oleh Linda untuk setidaknya mengurangi sikap perfeksionis yang bisa merugikan diri sendiri dan orang di sekitar Anda.

Berikut sepuluh solusinya :

1. Cari hal-hal positif dari situasi tertentu atau seseorang di sekitar, terutama yang telah Anda berikan penilaian buruk.

2. Buatlah target realistis

3. Buatlah pengharapan yang lebih beralasan

4. Maafkan diri Anda dan orang lain atas kesalahanan yang telah dibuat

5. Fokuslah pada hal positif

6. Jangan selalu berpikir keadaan terburuk

7. Cobalah lebih fleksibel dalam menghadapi masalah. Buatlah kemungkinan adanya “area abu-abu” tidak sekedar hitam dan putih.

8. Sediakan waktu untuk bersenang-senang

9. Biarkanlah kesalahan kecil berlalu

10. Mencoba lebih sabar

Nah sekarang udah tau kan, jadi perfeksionis boleh aja, tapi berikan sedikit ruang di hati kamu untuk sedikit bersantai dan buat sedikit aja ruang positif  sehingga kamu ga ngerasa cape hati saat ada sedikit aja yang kamu rasa kurang sempurna. berikan ruang untuk kamu dan orang lain untuk bernafas tapi bukan berarti ngelupain tujuan semula kamu. Be Perfect and Try The Easy Way!

Sumber : VivaNews


Actions

Information

2 responses

9 02 2011
Si Perfeksionis

Tidak semua Perfeksionis itu buruk loh..
Mari mengenal saya🙂

9 02 2011
arimbii

betuul banget. setuju. perfeksionis tidak buruk.. seperti hal lainnya. semuanya ada sisi baik dan buruk🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: