Tugas 3 Pengantar Telematika

8 01 2013

Nama : Nelly Arimbi

NPM : 15109495

Kelas : 4 KA 20

 

1.      Jelaskan bagaimana cara pengamanan layanan telematika dilihat dari aspek jaringan komputernya baik yang menggunakan kabel maupun tanpa kabel (wireless)!

Jawab :

Layanan-layanan yang terdapat pada telematika adalah:

  • Layanan Informatika di Bidang Informasi

Penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telepon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

  • Layanan Keamanan

Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin.  Layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu:

a. navigation assistant

b. weather,stock information

c. entertainment and M-commerce.

d. penggunaan Firewall dan Antivirus

  • Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness

Adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

a. The acquisition of context

Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

b. The abstraction and understanding of context

Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

c. Application behaviour based on the recognized context

Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

  • Layanan Perbaikan Sumber (Resource Discovery Service)

Layanan perbaikan sumber adalah layanan untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. layanan ini juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.

2. Jelaskan motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika!

Jawab :

Motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika :

a. Interruption : suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.

b. Interception : suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.

c. Modification : suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.

d. Fabrication : suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.

3. Jelaskan satu contoh metode pengamanan terhadap layanan telematika!

Jawab :

Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang di tembak oleh sebuah IP. Jaringan video atau audio metode browsing sesuai mencangkup langkah-langkah dari:

a. Menjalankan sebuah program splikasi komputetr local untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.

b. Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dinamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.

c. Mendapatkakn kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IO kamera dan control kamera IP melalui kamera IP pribadi, dan

d. Kopel ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video atau audio dari yang ditembak oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.

Sumber :

wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/layanan-telematika-9/

http://joents.blogspot.com/2011/10/layanan-telematika-informasi-keamanan.html

http://bagasirawanganteng.blogspot.com/2012/12/layanan-telematika-teknologi-wireless_6.html

http://christhoper.wordpress.com/2013/01/07/tugas-3-pengantar-telematika/

 

 





Tugas Analisis Artikel : Sosialisasi Open Source di Lingkungan Universitas

19 03 2012

Sun Mycrosystem belum lama ini merangkul dunia pendidikan di Indonesia untuk ikut dalam program Sun Campuss Ambassadorr. Program yang diperkenalkan pada tanggal 26 April 2007  lalu ini, memiliki tujuan untuk menyosialisasikan berbagai platform teknologi Sun (khususnya OpenSolaris dan Java) kepada para sesama rekan mahasiswa, pengajar, dan peneliti di lingkungan perguruan tinggi. Nantinya, diharapkan platform tersebut bisa menjadi platform pilihan di kalangan para pengembang akademisi muda.

Sun Campuss Ambassador ini merupakan bagian dari program Sun Educational Global yang selama ini selalu berfokus untuk memfasilitasi pengembangan-pengembangan terkenal di kalangan akademisi. “Sun Campuss Ambassador merupakan komponen utama dalam Sun Academic Initiative (SAI) dan dirancang untuk mengembangkan penggunaan teknologi tersebut di kalangan mahasiswa,”  ujar Harry Kaligis, Bussiness Development and Marketing General Manager PT Sun Microsystem Indonesia.

Sampai saat ini, program Sun Campuss Ambassador telah menjaring 300 mahasiswa di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, Kartika Anindya Putri, mahasiswi jurusan Ilmu Komputer, Universitas Indonesia terpilih sebagai Sun Campuss Ambassadir Indonesia 2007. Nantinya, Kartika bersama pakar teknologi open source Sun Microsystem Indonesia akan memberikan berbagai pelatihan kepada komunitas pengembang teknologi Sun. Terpilihnya Kartika ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Dr. Zainal Hasibuan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Fakultas Ilmu Komputer, Univeritas Indonesia mengatakan, “Kami bangga mahasiswi kami terpilih menjadi Sun Campuss Ambassador Indonesia 2007. Program ini dapat membuka kesempatan kepada para mahasiswa, pengajar, dan peneliti untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menggunakan teknologi open source.”

info : http://www.sun.com

Sumber : Majalah CHIP, halaman 34, Mei 2007.

Istilah penting :

  • Platform (bahasa Inggris: cross-platform) adalah istilah dalam teknologi informasi mengenai sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan di beberapa sistem operasi yang berbeda (Microsoft Windows, Linux, Mac OS, BSD dan lain sebagainya).
  • Open Source (bahasa Indonesia: Sumber terbuka) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet).
  • Sun Microsystems, Inc. adalah sebuah perusahaan yang menjual komputer, komponen komputer, perangkat lunak, dan pelayanan teknologi informasi yang bermarkas di Santa Clara, California.
  • Java dan OpenSolaris adalah software opensource yang diciptakan oleh Sun Microsystem, Inc.

Analisis :

Posting ini dibuat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia 2, Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadarma.

 





Analisa Diksi dan Opini Artikel “Kekuatan Daya Pikir”

15 10 2011

KEKUATAN DAYA PIKIR

Steve Jobs sudah menginggalkan kita semua. Kepergiannya diiringi derasnya komentar, mulai dari Presiden Obama, bahkan para kopetitor, mengenai kehebatan cara berfikir serta kapasitas inovasinya. Tidak ada yang menyangkal bahwa Jobs adalah seorang jenius yang sulit tergantikan dan melegenda.

Berbagai bentuk kecanggihan teknologi computer dan gadget yang dulu sama sekali tidak pernah kita bayangkan, nyatanya bisa terwujud dan kita nikmati berkat kejeniusan dan ketajaman pemikirannya. Sedikit banyak, tentu kita berdecak kagum dan tergelitik oleh daya piker serta spirit inovasi yang ia tunjukan. Mampukah kita juga menghidupkan spirit inovasi yang ia tunjukan. Mampukah kita juga menghidupkan spirit inovasi pada diri kita, sehingga kita pun senantiasa bisa member nilai tambah pada tim kerja, lingkungan, dan bangsa kita?

Di beberapa perusahaan, seperti Apple, kreativitas membuat perusahaan menjadi superkaya karena nilai kreasinya. “ini 1996 Aplle was in debt of 650 milion usd, and now they have more cash than the US treasury of 76.4 billion usd”. Kita tentu bertanya-tanya, apakah Steve Jobs melakukan penciptaan ide secara “solo” alias sendirinya? Hal ini dijawab oleh seorang ahli manajemen, Scott Black. Ia berkomentar, “The key thing is, this guy is a genius not onlu at design, but also at tapping into an idea before anyone else.” Jadi, khambatan Steve Jobs adalah bagaimana ia memetik buah pemikiran orang lain, kemudian mengolah dan meramunya mejadi ide yang brilian. Ini tentu kabar baik untuk kita semua karena ternyata semua inovasi dan hasil pemikirannya yang hebat, berasal dari sekelompok orang di perusahaan. Donald Blohowik, penulis buku “How To Lead Your Staff To Think Like Einstein, Create Like da Vinci and Invent Like Edison”, mengingatkan kita bahwa asset perusahaan yang paling penting adalah otak atau pemikiran yang ada di kepala setiap individu. Namun, betapa sering kita tidak mempertanyakan apakah setiap otak di perusahaan itu sudah dioptimalkan?

Kita pasti menyadari bahwa usaha untuk menumbuhkan kreativitas di perusahaan memang bukan tanpa hambatan. Ketika ada usulan menggantikan praktik lama ke cara baru, pernahkah kita mengatakan, “kita tidak pernah melakukan cara seperti itu sebelumnya…”. Donald Blohowiak menggambarkan keadaan itu sebagai fenomena “idea Inertia”, yang memikirkan dalam kondisi mati suri di perusahaan. Pernahkan kita merasa seolah tidak bisa melihat jalan keluar dari permasalahan yang sedang kita hadapi? Bila ini terjadi kita juga perlu mengevaluasi apakah birokrasi dan sistem di perusahaan menghambat tumbuhnya kreativitas. Bila kita setuju bahwa kreativitas merupakan jawaban “adding value” bagi perusahaan, berbagai hambatan berfikir bebas itu perlu kita benahi.

Berfikir Mendalam

Beberapa waktu lalu, banyak perusahaan mematikan jaringan internet atau menghalangi  karyawan untuk browsing. Akses internet dikhawatirkan akan membuat karyawan sibuk dengan kegiatan yang tidak terkait dengan pekerjaan dan kehilangan focus dalam bekerja. Namun, kecanggihan teknologi memang tidak bisa dihalangi. Melalui gadget-nya, kini individu sudah terbiasa mencari informasi lewat Google, belanja online atau memesan tiket murah lewat internet. Menyadari bahwa internet juga merupakan gudang ilmu dan sekaligus sumber untuk menemukan berbagai solusi, banyak perusahaan sekarang berbalik mendorong karyawan memanfaatkan internet untuk berbagai kebutuhan kerja. Perusahaan sendiri pun kini terus mencari cara untuk mengoptimalkan dan mengefisienkan proses kerja secara online, baik pencatatan progress kerja, penerimaan order, penerimaan surat lamaran, psikotes, maupun penilaian karyawan. Jika derasnya informasi dan kecanggihan sistem  internet ini tidak bisa kita bending, kita tentu berstrategi dan menyiasati untuk mengoptimalkan keuntungan dari informasi tersebut, memaksimalkan dampak positif yang dapat kita dapatkan.

Kita tahu beberapa perusahaan sudah tidak menggalakan perpustakaanya lagi, mengigat informasi yang lebih terkini mengenai segala macam pengetahuan yang dibutuhkan ada di internet. Tidak sedikit perusahaan yang mengelola “knowledge management”  untuk mengambil manfaat dari informasi dan ilmu yang ada. Kita tak bisa menutup mata bahwa banyaknya infomasi yang tersedia dari internet malah terkadang dalam. Sering kali informasi yang diunduh masih mnetah dan sebatas apa yang diperluakan saja. JIka ingin mendapat manfaat dari internet, kita perlu memikirkan juga seberapa seriuskah kita memfasilitasi dan mendorong individu “insight”,  pemahaman, focus, dan penilaian yang lebih dalam?

AJAK INDIVIDU BERFIKIR

Semua orang tahu bahwa “thinking is the core of most professional work”. Namun, berapa sering kita mengalami kegiatan brainstorming  direspons oleh anggota tim secara sopan, tetapi tidak melahirkan terobosan yang berdampak.kita tahu bahwa setiap individu, selain memiliki pemikiran juga pasti menganut nilai dan keyakinan tertentu. Kebutuhan individu pun berbeda, sehingga pikiran setiap individu berbeda. Bila ingin memahami individu, kita juga perlu mendalami persepsi dan cara berpikir setiap orang.  Kepandaian Steve Jobs justru pada menemukan esensi dari bagaimana para anggota timnya “melihat” suatu gejala. Justru dari keberbedaan persepsi inilah kita bisa mengintegrasikan beberapa pemikiran baru ke dalam solusi dan terobosan berpikir.

Bila para profesional tidak “ditagih” pemikirannya dan tidak diminta untuk mengendapkan semua pengetahuannya, berpikir, menganalisis, dan mengelurakan beberapa ide, sering kali daya pikira yang ada tidak membuahkan hasil apa pun. Betaparuginya bila pengetahuan dan informasi yang ditemukan agar menjadi informasi yang relevan buat perusahaan dan bila digunakan serta diimplementasikan. Tantangan kita adalah membangun kebiasaan yang membawa tim ke dalam rasa ingin tahu terus – menerus dan menjadikan kegiatan berpikir sebagai gaya hidup. Saat ini terjadi seolah akan tercipta doronga untuk menantang status quo dan mendobrak batasan batasan lama yangsudah basi.

Tentukan diksi (pilihan kata) dan analisis diksi tersebut

KOMPAS KALSIKA (Sabtu, 8 Oktober 2011)

Artikel “KEKUATAN DAYA PIKIR”

Istilah  :

Gadget                                                = Perangkat kecil berteknologi canggih

Kompetitor                                        = Saingan

Apple                                                   = Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang IT

Browsing                                            = Mencari informas di internet

Online                                                  = Berjelajah di internet

Brain Storming                                 = team pemecah masalah

Google                                                = Mesin Pencari

Status Quo                                         = Keaadaan yang statis

Menurut kami terdapat beberapa pilihan kata yang kurang cocok digunakan dalam artikel ini

1.                   , Nyatanya                                                   yang seharusnya tanpa koma menjadi “Nyatanya”

2.                   Sedikit banyak,                                          yang seharusnya “Kurang lebih”

3.                   Kita pun                                                        yang seharusnya Kita juga

4.                   Kreasinya.                                                    yang seharusnya tanpa tanda baca titik

5.                   Jadi,                                                                yang seharusnya tanpa tanda baca koma

6.                   Adalah pada bagaimana                         yang seharusnya tanpa kata “pada”

7.                   Orang lain, kemudian                              yang seharusnya “orang lain kemudian

8.                   Hebat,                                                           yang seharusnya tanpa tanda baca koma

9.                   Namun,                                                        yang seharusnya tanpa tanda baca koma

10.               Yang pemikiran dalam kondisi             yang seharusnya “Yang pemikirannya dalam kondisi”

11.               Menggalakkan                                           yang seharusnya “mengharuskan”

12.               Lebih terkini                                                yang seharusnya “sekarang”

13.               Yang lebih dalam ?                                   yang seharusnya tanpa tanda Tanya (bukan pertanyaan)

14.               Secara spontan, tapi                                yang seharusnya Tanpa tanda koma

15.               Berbeda, sehingga                                   yang seharusnya tanpa tanda koma

16.               “Melihat”                                                     yang seharusnya tidak perlu menggunakan kutip dua

17.               Keberbedaan                                             yang seharusnya “Perbedaan”

18.               Buat                                                               yang seharusnya “untuk”

19.               Dan bisa                                                        yang seharusnya “dan dapat“

20.               Ingin tahu terus – menerus                  yang seharusnya “Ingin tahu yang besar”

21.               .Saat ini terjadi                                           yang seharusnya menggunakan tanda koma

22.               Sudah basi                                                   yang seharusnya sudah tidak terpakai

Kelebihan dan Kekurangan artikel ini:

Artikel ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dalam lingkup dunia komputer





Inspirasi Prestasi

11 08 2011

Mungkin cuma ini satu2nya yang jadi inspirasi gw buat terus ngembangin kemampuan gw, dan satu2nya kesempatan yang gw punya yang dikasih sama temen gw sekaligus mantan gw tersayang si Mr. Rienditya Saka Firmansyah yg udah banyak banget ngebantu gw🙂 . Makasih ya.. Rian..🙂

 

 

http://ugnews.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2010/05/inspirasi1.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 





Definisi dan Metologi Ekonomi

8 04 2011

Definisi Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani ????? (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan ????? (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnyaekonomi seperti yang telah disebutkan di atas adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia.
Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisa ekonomi adalah “pembuatan keputusan” dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama. Gary Beckerdari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini terkadang digambarkan sebagaiekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.
Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya; walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan “apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi? ” The traditional Chicago School, with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real-world phenomena, has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand, some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction.
Sejarah perkembangan ilmu ekonomi
Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Melalui karya besarnya Wealth of Nations, Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Sebagai seorang ekonom, Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutamayang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall, J.M. Keynes, Karl Marx, hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006, Edmund Phelps.
Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya invisible hand dalam mengatur pembagian sumber daya, dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Konsep invisble hand ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya.
Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Sebagai penanding aliran klasik, Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Moneyyang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan, dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Dua aliran ini kemudian saling “bertarung” dalam dunia ilmuekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical, neo klasik, new keynesian, monetarist, dan lain sebagainya.
Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain, seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels, serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. North.
Metodologi
Sering disebut sebagai The queen of social sciences, ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Di lain pihak, metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah.
Empat aspek yang erat hubungannya dengan metodologi dalam analisis ekonomi. Aspek-aspek tersebut adalah:
? Masalah pokok ekonomi yang di hadapi setiap masyarakat, yaitu masalah kelangkaan atau kekurangan. Berdasarkan uraian mengenai masalah ekonomi pokok tersebut akan dirumuskan definisi ilmu ekonomi.
? Jenis-jenis analisis ekonomi.
? Ciri-ciri utama suatu teori ekonomi dan kegunaan teori ekonomi.
? Bentuk-bentuk alat analisis yang digunakan pakar ekonomi dalam menerangkan teori ekonomi dan menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi dalam perekonomian.

Masalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat Pilihan
Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalanyang bersifat ekonomi…”Apakah yang diartikan dengan kegiatan ekonomi?”
Kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi (menggunakan) barang dan jasa tersebut.

Masalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat Pilihan
Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalanyang bersifat ekonomi…”Apakah yang diartikan dengan kegiatan ekonomi?”
Kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi (menggunakan) barang dan jasa tersebut.

Masalah Pokok Perekonomian: Kekurangan
Masalah kelangkaan
Masalah kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara (i) kebutuhan masyarakat (ii) faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat.
Faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barangyang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan.

Kebutuhan Masyarakat
Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimportdari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk:
• Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli.
• Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli.

Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif.
Jenis-jenis Barang
1. Berdasarkan kepentingan barang tersebut dalam kehidupan manusia. Barang-barang tersebut dibedakan kepada barang inferior (contoh: ikan asin dan ubi kayu), barang esensial (contoh: beras, gula dan kopi), barang normal (contoh: baju dan buku) dan barang mewah (contoh: mobil dan emas).
2. Berdasarkan cara penggunaan barang tersebut oleh masyarakat. Barang-barang tersebut dibedakan menjadi barang pribadi (contoh: makanan, pakaian dan mobil) dan barang publik (contoh: jalan raya, lampu lalu lintas dan mercu suar).

Faktor-faktor produksi
Yang dimaksudkan dengan faktor-faktor produksi adalah benda-benda yang disediakan oleh alam atau diciptakan oleh manusia yang dapat digunakan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa.
Faktor-faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian dibedakan kepada empat jenis, yaitu:
1. Tanah dan sumber alam, faktor produsi ini disediakan oleh alam. Faktor produksi ini meliputi tanah, barang tambang, hasil hutan dan sumber alam yang dapat dijadikan modal seperti air yang dibendung untuk irigasi atau untuk pembangkit tenaga listrik.
2. Tenaga kerja, faktor produksi ini bukan saja jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. Pengertian tenaga kerja meliputi keahlian dan keterampilan. Dari segi keahlian dan pendidikannya tenaga kerja dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu: tenaga kerja kasar, tenaga kerja terampil dan tenaga kerja terdidik.
3. Modal, faktor produksi ini merupakan benda yang diciptakan oleh manusia dan digunakan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan.
4. Keahlian keusahawanan, faktor produksi ini berbentuk keahlian dan kemampuan pengusaha untuk mendirikan dan mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Kealian keusahawanan meliputi kemahiran mengorganisasi ketiga sumber atau faktor produksi tersebut secara efektif dan efisien sehingga usahanya berhasil dan berkembang serta dapat menyediakan barang dan jasa untuk masyarakat.

Sifat-sifat Teori Ekonomi
Sifat-sifat umum dari teori-teori di dalam ilmu ekonomi. Setiap teori mempunyai 4 unsur penting berikut:
• Definisi-definisi yang menjelaskandengan sebaik-baiknya variabel-variabel yang sifat-sifat hubungannya akan diterangkan dalam teori tersebut.
• Sejumlah asumsi-asumsi atau pemisalan-pemisalan mengenai keadaan yang harus wujud supaya teori itu berlaku dengan baik.
• Satu atau beberapa hipotesis mengenai sifat-sifat hubungan di antara berbagai variabel yang dibicarakan.
• Satu atau beberapa ramalan mengenai keadaan-keadaan yang akan berlaku.

Alat-alat Analisis dalam Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori-teorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. Dalam teori yang lebih mendalam, matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi.

Peranan Ahli Ekonomi dalam Kebijakan Ekonomi
Tugas dari ahli-ahli ekonomi adalah memikirkan cara-cara dengan menggunakan teori-teori ekonomi sebagai landasan untuk menghindari pertentangan yang mungkin timbul dalam mencapai berbagai tujuan tersebut secara serentak. Di dalam memikirkan cara-cara mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi dan mewujudkan tujuan-tujuan ekonomi yang yang ditentukan, analisis yang dibuat haruslah meliputi persoalan-persoalan berikut:
• Tujuan-tujuan dari kebijakan yang dijalankan.
• Cara-cara yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
• Jenis pengorbanan yang harus dibuat untuk mencapai tujuan tersebut.
• Akibat buruk yang mungkin berlaku apabila suatu langkah atau kebijakan ekonomi dilaksanakan.
• Menjajaki langkah alternatif lain yang lebih baik untuk mencapai tujuan-tujuan yang ingin dicapai.

Teori Mikroekonomi
Teori mikroekonomi dapat didefinisikan sebagai: satu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.Isu pokok yang dianalisis dalam teori mikroekonomi adalah: bagaimanakah caranya menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan?

Teori Makroekonomi
Teori makroekonomi membuat analisis mengenai kegiatan dalam suatu perekonomian dari sudut pandang yang berbeda dengan teori mikroekonomi. Analisis makroekonomi merupakan analisis terhadap keseluruhan kegiatan perekonomian. Analisis dalam makroekonomi merincikan pengeluaran agregat kepada 4 komponen: pengeluaran rumah tangga (biasa disebut sebagai konsumsi rumah tangga), pengeluaran pemerintah, pengeluaran perusahaan-perusahaan (biasanya disebut sebagai investasi) dan ekspor-impor. Teori makroekonomi meliputi juga analisis dalam berbagai aspek berikut:
• Masalah ekonomi yang dihadapi, terutama pengangguran dan inflasi, dan bentuk kebijakan pemerintah untuk mengatasinya.
• Peranan uang dalam penentuan kegiatan ekonomi.

Berikut berbagai macam sistem perekonomian dan penjelasannya.
1.Sistem Perekonomian Kapitalisme, yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistem perekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.

2.Sistem Perekonomian Sosialisme,yaitu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dngan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3.Sistem Perekonomian komunisme, adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber2x kegiatan perekonomian.Setiap orang tak boleh memiliki kekayaan pribadi..
Sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.Semua unit bisnis. mulai dari yang kecil hingga yng besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan Ekonomi dan kebersamaan.
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme, yaitu suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.

5.Sistem Perekonomian Fasisme, yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan.

sumber : http://mistercela21.wordpress.com/2010/02/26/definisi-dan-metologi-ekonomi/





Penentuan Harga

8 04 2011
Pengertian Permintaan, faktor– faktor yg mempengaruhinya
Pengertian Pernawaran, faktor– faktor yg mempengaruhinya
Penentuan harga keseimbangan
Pengertian Permintaan dan kurvapermintan
Faktor – faktor yg mempengaruhipermintaan: 9 Px ,Py, selera, jmlh penduduk, Income, Ekspektasi
Kasus Pengecualian : Spekulasi, barang Giffen,
Harga Keseimbangan adalah Kesepakatan harga dimana penjual bersedia melepas sejmulah barangdgn harga terttentu yg bersedia dibayar konsumen
Resume

Permintaan,merupakan banyaknya jumlah ygdiminta pada berbagai tingkat harga,permintaandapat dipengaruhi oleh Px,Py,Selera,Jmlhpenddk,Tgkt pendapatan, Ekspektasi. Hukumpermintaan tidak berlaku untuk semua kondisi al: barang giffen,faktor spekulasi dan barang perstise
Penawaran , merupakan banyaknya jumlahbarang yg ditawarkan pada berbagai tingkatharga,faktor – faktor yg dapatmempengaruhi,Px,Py, Teknologi,tujuanperusahaan, biaya produksi.  Ada beberapa kasuspenawaran ; constan cost supply, kurvapenawaran yg in elastis sempurna, backward bending supply, decreasing cost supply
Keseimbangan Kesepakatan harga dimana penjual bersedia melepas sejmlh barang dgn harga tt ygbersedia dibayar konsumen




Ongkos dan Penerimaan

8 04 2011

Macam – macam Biaya

biaya : segala yg berhubungan dg hasil yg diharapkan di waktu yg akan datang

Macam – macam biaya:

  1. biaya tetap(FC)
  2. biaya variabel(VC)
  3. biaya total(TC)
  4. biaya rata – rata(AC)
  5. biaya marginal(MC)

Penerimaan (Revenue)

Penerimaan : Segala penerimaanprodusen dari hasil penjualanoutputnya

Macam – macam reveneu:

  1. Total Reveneu(TR)
  2. Average Reveneu(AR)
  3. Marginal Reveneu(MR)

 

Keuntungan MaksimumPendekatan dlm mencarikeuntungan maks :

  1. Pendekatan total,mencari selisihantara TR dgn TC
  2. Pendekatan Marginal,MR = MC
  3. Pendekatan Rata – rata,P > AC

 

Resume

  • Biaya : segala yg berhubungan dg hasilyg diharapkan di waktu yang akandatangMacam – macam biaya:biayatetap,biaya variabel, biaya total,biayarata – rata,biaya marginal
  • Penerimaan :Segala penerimaanprodusen dari hasil penjualan outputnya
  • Pendekatan dlm mencari keuntunganmaks :− Pendekatan total,mencari selisihantara TR dgn TC − Pendekatan Marginal,MR = MC− Pendekatan Rata – rata,P > AC

sumber : http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2/ongkos-dan-penerimaan